Kembali

Mungkin tahun 2012 adalah masa-masa ketika saya meluangkan sebagian besar waktu saya untuk menulis. Menulis cerita pendek dan puisi pada tepatnya. Saat itu saya bergabung di grup kepenulisan dan mengikuti kegiatan-kegiatan menulis cerita pendek. Dari sekian banyak tulisan yang saya kumpul, beberapa berhasil dimuat di buku antologi cerpen.  Selain sibuk menulis cerpen, saya juga sempat belajar menulis skenario film televisi. Saya tidak ingat apakah saya pernah mengirimkannya kepada penulis senior yang sudah sering menulis skenario film. Yang saya ingat adalah bahwa saya masih menyimpan file skenario film televisi itu di kumpulan tulisan saya di laptop. Sepertinya kalaupun memang saya pernah mengirimnya, wajar saja tidak dilirik, ide ceritanya memang sangat biasa alias tidak menarik sama sekali. Hahaha. Payah.  It was 2012. 2013 and 2014? Not anymore . Sampai akhirnya pada tahun 2015 ada kegiatan kepenulisan lagi. Kali ini dengan tema dan event yang berbeda yaitu 30 Hari ...

Kekasih yang Paling Aku Kasihi

Waktu itu, semestinya aku telah tiba
Namun sesuatu menimpaku dan akupun terjatuh
Selama beberapa saat, aku tak dapat merasakan apapun
Lalu ketika tersadar, aku tak lagi dapat melihatmu
Bahkan bayangmu

Aku menjerit ketakutan
Peluhku terus saja bercucuran
Masihkah aku dapat melihatmu

Sebulan sudah aku di tempat ini
Namun kegelapan masih saja menghantui hari-hariku
Adakah zat pemberi cahaya yang mau memberikan sedikit saja cahaya nya kepadaku

Kau adalah satu-satunya cahaya itu
Hasruskah aku yang mencarimu?

Aku terus meminta agar seseorang mau mengantarku pulang ke rumah
Sampai pada suatu saat, ada seseorang yang dengan tulusnya
mengantarku pulang lalu mempertemukan aku dengan ayahku
Tentu saja ayahku sedih

Aku terus bertanya, mengapa ayah terus bersedih?
Ayah menjawab, ayah bersedih bukan cuma karena kau sudah tak bisa melihat lagi, nak
Tapi ayah bersedih karena kekasih yang paling kau kasihi kini telah pergi meninggalkanmu

Mengapa ayah harus terus bersedih?
Kekasih yang paling aku kasihi bukanlah dia, ayah
Kekasih yang paling aku kasihi tidak akan pernah meninggalkanku
Bahkan dialah yang akan selalu menjadi cahaya dalam hidupku

Comments

Popular posts from this blog

Surat Cinta Rahasia

Titikmu Titikku

Fiksimini - Semoga Tuhan Memaafkanku

About Me

authorI'm just a woman who dreams a lot. I always fall in love with the beauty of universe which makes me curious to visit some new places. I'm an art lover, I'm an artist for my self, not everyone. I fall easily for beauty and funny things. I stay up almost everyday and laugh a lot. That's how I enjoy a life. Enquiries - Email on alzhainmelody.gmail.com. Cheers!


Recent Post on Instagram